Undisclosed Desires liric

•November 27, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

I know you’ve suffered
But I don’t want you to hide
It’s cold and loveless
I won’t let you be denied

Soothing
I’ll make you feel pure
Trust me
You can be sure

I want to reconcile the violence in your heart
I want to recognise your beauty’s not just a mask
I want to exorcise the demons from your past
I want to satisfy the undisclosed desires in your heart

You trick your lovers
That you’re wicked and divine
You may be a sinner
But your innocence is mine

Please me
Show me how it’s done
Tease me
You are the one

I want to reconcile the violence in your heart
I want to recognise your beauty’s not just a mask
I want to exorcise the demons from your past
I want to satisfy the undisclosed desires in your heart

Please me
Show me how it’s done
Trust me
You are the one

I want to reconcile the violence in your heart
I want to recognise your beauty’s not just a mask
I want to exorcise the demons from your past
I want to satisfy the undisclosed desires in your heart

Kalkulus

•November 27, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kalkulus (Bahasa Latin: calculus, artinya “batu kecil” untuk menghitung) adalah cabang ilmu matematika yang mencakup limit, turunan, integral, dan deret takterhingga. Kalkulus adalah ilmu mengenai perubahan, sebagaimana geometri adalah ilmu mengenai bentuk dan aljabar adalah ilmu mengenai pengerjaan untuk memecahkan persamaan serta aplikasinya. Kalkulus memiliki aplikasi yang luas dalam bidang-bidang sains, ekonomi, dan teknik; serta dapat memecahkan berbagai masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan aljabar elementer.

Kalkulus memiliki dua cabang utama, kalkulus diferensial dan kalkulus integral yang saling berhubungan melalui teorema dasar kalkulus. Pelajaran kalkulus adalah pintu gerbang menuju pelajaran matematika lainnya yang lebih tinggi, yang khusus mempelajari fungsi dan limit, yang secara umum dinamakan analisis matematika.

Prinsip-prinsip dasar

Limit dan kecil tak terhingga

Definisi limit: kita katakan bahwa limit f(x) ketika x mendekati titik p adalah L apabila untuk setiap bilangan ε > 0 apapun, terdapat bilangan δ > 0, sedemikian rupanya:  0 < |x-p| <\delta \Rightarrow |f(x)-L|<\epsilon

Kalkulus pada umumnya dikembangkan dengan memanipulasi sejumlah kuantitas yang sangat kecil. Objek ini, yang dapat diperlakukan sebagai angka, adalah sangat kecil. Sebuah bilangan dx yang kecilnya tak terhingga dapat lebih besar daripada 0, namun lebih kecil daripada bilangan apapun pada deret 1, ½, ⅓, … dan bilangan real positif apapun. Setiap perkalian dengan kecil tak terhingga (infinitesimal) tetaplah kecil tak terhingga, dengan kata lain kecil tak terhingga tidak memenuhi properti Archimedes. Dari sudut pandang ini, kalkulus adalah sekumpulan teknik untuk memanipulasi kecil tak terhingga.

Pada abad ke-19, konsep kecil tak terhingga ini ditinggalkan karena tidak cukup cermat, sebaliknya ia digantikan oleh konsep limit. Limit menjelaskan nilai suatu fungsi pada nilai input tertentu dengan hasil dari nilai input terdekat. Dari sudut pandang ini, kalkulus adalah sekumpulan teknik memanipulasi limit-limit tertentu. Secara cermat, definisi limit suatu fungsi adalah:

Diberikan fungsi f(x) yang terdefinisikan pada interval di sekitar p, terkecuali mungkin pada p itu sendiri. Kita mengatakan bahwa limit f(x) ketika x mendekati p adalah L, dan menuliskan:

\lim_{x \to p}{f(x)}=L

jika, untuk setiap bilangan ε > 0, terdapat bilangan δ > 0 yang berkoresponden dengannya sedemikian rupanya untuk setiap x:

 0 < |x-p| <\delta \Rightarrow |f(x)-L|<\epsilon \,

Turunan

Grafik fungsi turunan.

Continue reading ‘Kalkulus’

Tata kelola teknologi informasi

•November 27, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Tata kelola teknologi informasi (Bahasa Inggris: IT governance) adalah suatu cabang dari tata kelola perusahaan yang terfokus pada sistem teknologi informasi (TI) serta manajemen kinerja dan risikonya. Meningkatnya minat pada tata kelola TI sebagian besar muncul karena adanya prakarsa kepatuhan (seperti Sarbanes-Oxley di Amerika Serikat dan Basel II di Eropa) serta semakin diakuinya kemudahan proyek TI untuk lepas kendali yang dapatt berakibat besar terhadap kinerja suatu organisasi.

Tema utama diskusi tata kelola TI adalah bahwa teknologi informasi tidak bisa lagi menjadi suatu kotak hitam. Secara tradisional, penanganan pengambilan keputusan kunci di bidang teknologi informasi diberikan kepada para profesional TI karena keterbatasan pengalaman teknis eksekutif lain di tingkatan direksi perusahaan serta karena kompleksitas sistem TI itu sendiri. Tata kelola TI membangun suatu sistem yang semua pemangku kepentingannya, termasuk direksi dan komisaris serta pengguna internal dan bagian terkait seperti keuangan, dapat memberikan masukan yang diperlukan untuk proses pengambilan keputusan. Hal ini mencegah satu pihak tertentu, biasanya TI, disalahkan untuk suatu keputusan yang salah. Hal ini juga mencegah munculnya keluhan dari pengguna di belakang hari mengenai sistem yang tak memberikan hasil atau kinerja sesuai yang diharapkan.

 

Sumber : wikipedia

Injeksi bahan bakar

•November 27, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Injeksi bahan bakar adalah sebuah teknologi digunakan dalam mesin pembakaran dalam untuk mencampur bahan bakar dengan udara sebelum dibakar.

Penggunaan injeksi bahan bakar akan meningkatkan tenaga mesin bila dibandingkan dengan penggunaan karburator[rujukan?] . Dan injeksi bahan bakar juga dapat mengontrol pencampuran bahan bakar dan udara yang lebih tepat, baik dalam proporsi dan keseragaman.

Injeksi bahan bakar dapat berupa mekanikal, elektronik atau campuran dari keduanya. Sistem awal berupa mekanikal namun sekitar 1980 mulai banyak menggunakan sistem elektronik.

Sistem elektronik modern menggunakan banyak sensor untuk memonitor kondisi mesin, dan sebuah unit kontrol elektronik (electronic control unit, ECU) untuk menghitung jumlah bahan bakar yang diperlukan. Oleh karena itu injeksi bahan bakar dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi polusi, dan juga memberikan tenaga keluaran yang lebih.

 

Sumber : wikipedia

Muse (band)

•November 27, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Muse are an English alternative rock band from Devon, England. Since their inception, the band has comprised Matthew Bellamy (vocals, guitar, piano), Christopher Wolstenholme (bass, backing vocals), and Dominic Howard (drums). They are highly praised by both fans and critics alike, with Acclaimedmusic.net ranking them as the 720th greatest musical act of all time.[1] Muse are known for their energetic and extravagant live performances [2][3][4][5] and their fusion of many music genres, including progressive rock, classical music and electronica.[6]

Muse have released five albums – Showbiz (1999); Origin of Symmetry (2001); Absolution (2003); Black Holes and Revelations (2006), which earned the band a Mercury Prize nomination and a third place finish in the NME Albums of the Year list for 2006;[7] and The Resistance (2009). Muse have won many other music awards throughout their career, including five MTV Europe Music Awards, five Q Awards, six NME Awards, two BRIT awards and four Kerrang! Awards. The majority of these awards have been attributed to their live performances.

Muse have been involved with Teenage Cancer Trust and have performed at the Royal Albert Hall where they donated all money made from the merchandise stands to the charity. On the 25th of September 2008 all three members of the band were awarded Honorary Doctorates of the Arts by Plymouth University.

History

Formation and early years (1992–1997)

The members of Muse played in separate bands during their stay at Teignmouth Community College in the early 1990s, but soon the formation of Muse began when Bellamy successfully auditioned for the part of guitarist in Dominic Howard’s band. They asked Chris Wolstenholme, who played drums at the time, to learn to play bass guitar for the band. Wolstenholme agreed and took up lessons.

In 1994 the band used the name Rocket Baby Dolls with a goth/glam image to compete in a local battle of the bands. The band won the contest, smashing their equipment in the process.[8][9] “It was supposed to be a protest, a statement,” Bellamy said, “so, when we actually won, it was a real shock. A massive shock. After that, we started taking ourselves seriously.” Shortly after the contest, the three decided to forget university, quit their jobs, change the band name to Muse, and move away from Teignmouth.[10]

First EPs and Showbiz (1998–2000)

Muse logo

After a few years building a fan base, Muse played their first gigs in London and Manchester. The band had a significant meeting with Dennis Smith, the owner of Sawmills Studio, situated in a converted water mill in Cornwall. He had seen the three boys grow up as he knew their parents and had a production company together with their manager to-be Safta Jaffery.[11]

This meeting led to their first proper recordings and the release of an eponymous EP on Sawmills’ in-house Dangerous label,[8] with a front cover designed by Howard. Their second EP, the Muscle Museum EP, reached number 3 in the indie singles chart and attracted the attention of British radio broadcaster Steve Lamacq as well as the weekly British music publication NME. Dennis Smith introduced the band to Safta Jaffery with whom he had recently started the record label Taste Media. Muse signed with Smith and Jaffery and recorded their first three albums, Showbiz, Origin of Symmetry, and Absolution, with Taste Media.

Despite the success of their second EP, British record companies were reluctant to sign Muse. It was after a trip to New York’s CMJ Festival that an American record label flew them to Los Angeles to showcase. Nanci Walker, then Sr. Director of A&R at Columbia Records, flew Muse to the U. S. to showcase for Columbia Record’s then Senior Vice President of A&R, Tim Devine, as well as for American Recording’s Rick Rubin. It was during this trip, on 24 December 1998, that Muse signed a deal with Maverick Records.[12]

Upon their return from America, Taste Media arranged deals for Muse with various record labels in Europe and Australia, allowing them to maintain control over their career in individual countries.

John Leckie was brought in to produce the band’s first record, Showbiz. The album showcased the band’s soft style, and the lyrics made reference to the difficulties they had encountered while trying to establish themselves in Teignmouth.[8][9]

The release of this album was followed by tour support slots for Red Hot Chili Peppers and Foo Fighters in the United States. 1999 and 2000 saw Muse playing major festivals in Europe and gigs in Australia.

Continue reading ‘Muse (band)’

Musik

•November 27, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:

  • Bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar
  • Suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
  • Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik

Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.

Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

Aspek-aspek musik

Musik adalah bunyi yang dikeluarkan oleh satu atau beberapa alat musik yang dihasilkan oleh individu yang berbeda-beda berdasarkan sejarah, budaya, lokasi dan selera seseorang.

Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam: -Bunyi yang dianggap enak oleh pendengarnya -Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik.

Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.

Continue reading ‘Musik’

Transfer Ilmu Beda Perguruan

•November 23, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

BELAJAR memang menjadi kewajiban pelajar. Pekerjaan satu ini terkadang (banyaknya sih sering, hehehe…) dilupakan. Salah satu alasannya adalah bosen. Nah, ada satu kiat khusus biar rasa bosenmu nggak memuncak. Yaitu, ajak teman lain sekolah ikutan nimbrung. Pasti dijamin fresh. Apalagi kalau ada yang cakep, hehehe…

Ya, belajar dengan teman beda sekolah bisa jadi solusi mujarab. Terutama kalau kemampuan dan suasana belajar sebelumnya monoton. Sebanyak 49,1 persen responDet pernah melakukannya.
Continue reading ‘Transfer Ilmu Beda Perguruan’

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.